About the Embassy |

Consular and Visa Services

| | | |
 

 

 

PELEPASAN 106 WNI JEMAAH HAJI INDONESIA KE JAKARTA

 

 

Pada tanggal 20 Oktober 2016 bertempat di Ruang Nusantara KBRI Manila, Duta Besar RI Manila, Y.M. Johny Lumintang telah melepas 106 WNI Jemaah Haji pengguna paspor Filipina ke Jakarta. Pemulangan dibagi menjadi 2 kloter, yaitu Kloter I pada 20 Oktober 2016 sebanyak 57 orang dan Kloter II pada 21 Oktober 2016 sebanyak 49 orang.

 

Proses pemulangan tersebut telah melalui proses yang sulit dan memerlukan upaya serta kerja keras oleh Pemerintah Indonesia. Sebagaimana diketahui, 106 WNI Jemaah Haji Indonesia telah melakukan pelanggaran hukum di Filipina dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun dan denda sebesar 120 ribu peso atau senilai 36 juta rupiah.

 

Di samping itu, 106 WNI tersebut juga telah melanggar Undang-Undang tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia karena secara sukarela menerima paspor dari negara asing sehingga terancam kehilangan status warga negara Indonesia. Mempertimbangkan 106 WNI tersebut memperoleh paspor Filipina dengan cara melanggar hukum, maka untuk mencegah mereka menjadi tidak memiliki kewarganegaraan, Pemerintah Indonesia tetap mengakui mereka sebagai warga negara Indonesia.

 

Duta Besar RI Manila berpesan kepada 106 WNI tersebut supaya menyampaikan kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat di lingkungan masing-masing agar tidak sekali-kali terbujuk tawaran untuk menunaikan ibadah haji melalui Filipina dengan menggunakan paspor Filipina, karena hal tersebut melanggar hukum.

 

Lebih lanjut Duta Besar Johny Lumintang mengharapkan agar pengalaman tersebut menjadi pelajaran bagi kita semua dan masyarakat Indonesia lainnya agar kejadian ini tidak terulang kembali di masa yang akan datang. Pemerintah Filipina juga tidak akan memberikan ampunan terhadap para pelaku pelanggaran hukum tersebut di masa yang akan datang.

 

<<Back

___________________________________________________________________