About the Embassy |

Consular and Visa Services

| | | |
 

 

 

 

KAPAL EKSPEDISI “SPIRIT OF MAJAPAHIT 2016” BERHASIL MERAPAT KE PELABUHAN DI MANILA, FILIPINA

 

 

Tanggal 29 Mei 2016 sekitar pukul 12 siang waktu setempat, kapal ekspedisi Spirit of Majapahit 2016 yang membawa 9 awak kapal berhasil merapat di dermaga Manila Yacht Club (MYC) di Manila, Filipina, setelah menjalani serangkaian pemeriksaan imigrasi dan karantina oleh otoritas Filipina. Kedatangan replika kapal tradisional Majaphit abad ke-13 berserta awaknya di Filipina disambut oleh Duta Besar RI di Manila, Johny Lumintang, berserta jajaran staf KBRI Manila, dan delegasi Kementerian Koordinator Maritim dan Sumber Daya RI, serta wakil dari Kedubes Brunei Darussalam dan Jepang. Hadir juga dalam penyambutan tersebut adalah wakil dari Imigrasi dan Karantina Filipina, serta wakil dari MYC. Selain itu, jurnalis dari media setempat Philippine News Agency (PNA) juga hadir untuk meliput kegiatan tersebut.

 

Penyambutan kapal diawali dengan peninjauan ke kapal oleh Duta Besar RI dan para tamu kehormatan, serta jajaran staf KBRI Manila, dan dilanjutkan dengan acara makan siang bersama. Acara penyambutan ditandai pula dengan penyerahan replika mini kapal ekspedisi dari nakhoda kapal, Muhammad Amin, kepada Assistant Marina Manager MYC, Mr. Carlos Formaderor Jr.;  dan dari Asisten Deputi Bidang Jejaring Inovasi Maritim Kementerian Koordinator Maritim dan Sumber Daya RI kepada Duta Besar RI.

 

Dalam sambutannya, Duta Besar RI menyampaian apresiasi yang tinggi atas penyelenggaraan ekspedisi Spirit of Majapahit 2016 yang bertujuan untuk mempromosikan nilai-nilai sejarah dan budaya maritim Indonesia, sebagaimana yang tercermin dari semangat maritim Majapahit. Semangat dari kegiatan ini sejalan dengan visi Nawacita Presiden RI untuk membangun Indonesia sebagai poros maritim dunia. Duta Besar RI juga menyatakan kebanggaannya atas keberanian dan upaya para awak kapal untuk melakukan pelayaran ekspedisi Spirit of Majapahit, dan mengharapkan tujuan dari kegiatan tersebut tercapai dan para awak selalu dalam kondisi sehat.

 

Rencananya kapal ekspedisi Spirit of Majapahit 2016 akan berada di Manila, Filipina, selama tiga hari (29 – 31 Mei 2016), sebelum bertolak ke Taiwan dan Jepang sebagai tujuan akhir. Penyambutan kapal ekspedisi Spirit of Majapahit 2016 terselenggara atas kerja sama KBRI Manila dengan Kementerian Koordinator Maritim dan Sumber Daya RI. Kunjungan kapal ekspedisi Spirit of Majapahit ke Manila, Filipina, tahun ini merupakan kali kedua dimana pada tahun 2010 kapal dimaksud juga berhasil mencapai Manila dan bersandar pada tempat yang sama, sebagai bagian dari rute pelayarannya namun gagal mencapai tujuan akhir ke Jepang akibat kendala cuaca.  

 

Kementerian Koordinator Maritim dan Sumber Daya RI dan Kementerian Pariwisata RI bekerja sama dengan Japan Admiration Community dan Takushoku University  mengkoordinasikan persiapan dan pelaksanaan Ekspedisi Spirit of Majapahit 2016. Kegiatan ini meliputi napak tilas pelayaran Majapahit ke Jepang selama 50 hari dengan rute Jakarta-Pontianak-Brunei Darussalam-Manila-Jepang. Tujuannya untuk menjadikan kapal layar Spirit of Majapahit sebagai simbol dari semangat maritim Majapahit dan menjadi onument di Jepang

 

<<Back

___________________________________________________________________