About the Embassy |

Consular and Visa Services

| | | |
 

 

 

 

KUNJUNGAN PESERTA DIKLAT PIMPINAN TINGKAT II LAN

ANGKATAN KE-42 KE KBRI MANILA

 

 

Pada tanggal 13 April 2016, Duta Besar RI untuk Filipina, Marshall Island dan Palau, Bapak Johny J. Lumintang menerima Courtesy Call dari para peserta Diklat Pimpinan Tingkat II Angkatan ke-42 Lembaga Administrasi Negara (LAN) Jakarta. Rombongan peserta Diklatpim  terdiri dari 30 orang pejabat dari berbagai instansi Pemerintah Pusat di Jakarta dan dari Dinas-dinas di berbagai Propinsi di seluruh Indonesia.

 

Kedatangan mereka ke Manila, yang didampingi oleh lima orang pejabat LAN, disambut Dubes RI dan jajaran home staff KBRI di Ruang Nusantara KBRI manila. Dengan dipimpin oleh Kepala Biro Hukum, Humas dan Protokol LAN, Ibu Elly Fatimah, para peserta Diklat berkunjung ke Manila sebagai bagian dari kegiatan benchmarking yang merupakan kegiatan wajib para peserta Diklat.

 

Dalam sambutannya kepada para peserta Diklatpim, Dubes RI antara lain menyampaikan perkembangan yang terjadi di Filipina, khususnya di bidang politik keamanan dan ekonomi. Dubes RI menghimbau agar para peserta Diklatpim dapat mengambil manfaat maksimal dari benchmarking untuk menteladani sejumlah kesuksesan yang diraih Filipina dalam bidang-bidang tertentu, antara lain pengelolaan ketenagakerjaan. Dubes RI juga mengajak para peserta untuk mempelajari persiapan Filipina dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

 

Ibu Elly Fatimah dalam sambutan balasannya menyampaikan terima kasih kepada KBRI Manila yang telah membantu memfasilitasi pertemuan dengan instansi-instansi yang menjadi obyek benchmarking, yaitu National Economic Development Authority (NEDA), Department of Labor and Employment (DOLE), Office of Ombudsman, dan  Manila Municipal Office.

 

Sebagai informasi awal bagi para peserta Diklatpim, Sekretaris I Fungsi Ekonomi KBRI Manila, Erna Herlina, menyampaikan paparan mengenai hubungan bilateral RI-Filipina serta persiapan Filipina menghadapi MEA.  Dijelaskan pula mengenai perkembangan diplomasi ekonomi Indonesia di Filipina, termasuk kesuksesan sejumlah perusahaan Indonesia memasuki pasar Filipina. Acara Courtesy Call ditutup dengan tanya jawab dan foto  bersama.

 

   
   

<<Back

___________________________________________________________________