About the Embassy |

Consular and Visa Services

| | | |
 

 

 

 

POTENSI JASA KONSTRUKSI INDONESIA DI AJANG WORLDBEX 2016

 

 

 

Pameran Worldbex yang baru saja ditutup, menyisakan cerita bahwa perusahaan baru yang masuk dalam kategori jasa konstruksi dari Indonesia mempunyai potensi yang cukup bagus. Terbukti telah memikat banyak pengunjung dalam event tersebut. Ini mengindikasikan bahwa sektor jasa Indonesia mempunyai potensi yang cukup besar untuk dapat diekspor, dalam hal ini ke Filipina.

 

Hal itu diungkapkan oleh Duta Besar RI untuk Filipina Johny Lumintang yang sempat mengunjungi Pavilion Indonesia pada hari ke 3. Kunjungan ini dimaksudkan untuk meninjau perusahaan Indonesia yang berpartisipasi dalam event tersebut. Mereka adalah PT WIKA, Citra Tollways Corp., PT Enerba Teknologi, dan PT Gunung Starlindo.

 

Dubes Johny Lumintang memberikan perhatian khusus kepada perusahaan yang masih tergolong start-up companies, namun telah berani mengikuti pameran keluar Indonesia. Dua dari empat perusahaan peserta dari Indonesia yang termasuk start-up companies adalah PT Enerba Teknologi dan PT Gunung Starlindo.

 

Kepada PT Eenerba Teknologi, Dubes RI berpesan agar menjajagi peluang memasarkan produknya ke luar daerah. Menurut Dubes RI, sebagai perusahaan desalinasi (pengolahan air), produk PT Enerba Teknologi sangat dibutuhkan oleh pengembang di daerah-daerah pelosok Filipina yang memang kesulitan air bersih. Bahkan, Marshall Island akan sangat membutuhkan instalasi air bersih karena di sana sangat sulit mendapatkan air bersih, ungkap Dubes RI.

 

Sementara itu, kepada PT GunungStarlindo, Dubes Johny Lumintang berpesan agar produk yang ditampilkan dalam pameran ini sudah dilindungi dengan patent. Hal ini ditegaskan oleh Dubes Johny Lumintang mengingat produk perusahaan inibersifat  inovatif, berfungsi menggantikan tripleks pada saat pengecoran beton dalam sebuah pembangunan konstruksi. Dengan harga hanya 2,5 kali lipat, produk ini bisa dipakai ulang sekitar 60 kali. Dubes Johny berpendapat bahwa produk PT Gunung Starlindo menghemat penggunaan kayu, sehingga turut menjaga pelestarian lingkungan.

 

Hingga acara Worldbex ditutup, tercatat nilai initial order untuk beberapa perusahaan dari Pavilion Indonesia. PT WIKA mencatatkan initial order sebesar US$ 1,6 Milyar untuk pengerjaan power plant construction, building and infrastructure project, dan solar water heater. Sedangkan untuk PT Enerba Teknologi mecatatkan nilai initial order sebesar US$ 2,21 juta berupa pekerjaan sea water reverse osmosis.

 

Sementara itu, PT Gunung Starlindo mendapatkan permintaan dari sebuah perusahaan konstruksi di Filipina, 2 kontainer PVC board, berkapasitas 20 feet dan berisi masing-masing 550 lembar PVC board. Nilai transaksinya adalah US$ 50 ribu.

 

Worldbex adalah international event tahunan khusus untuk jasa konstruksi yang diselenggarakan oleh sebuah organizer di Filipina. Tahun 2016 ini, peserta yang berpartisipasi dalam Worldbex terdiri dari 500 booths, berasal dari perusahaan lokal maupun luar negeri.  Peserta luar negeri tercatat berasal dari Australia, China, Taiwan, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Vietnam, Amerika Serikat, Italy, Hong Kong, Singapore, UAE, Spanyol, Jerman, Luxembourg, Turkey, dan Indonesia.


Sementara itu, terdapat beberapa peserta manca negara yang mendirikan pavilion khusus, yaitu China, Australia, Vietnam, Taiwan, Amerika Serikat, dan Indonesia.

 

Worldbex berlangsung pada tanggal 16 – 20 Maret 2016 di World Trade Center Manila. Partisipasi perusahaan dari Indonesia dalam event Worldbex ini difasilitasi oleh KBRI Manila bersama kantor Atase Perdagangan.

 

<<Back

___________________________________________________________________